Wednesday, June 15, 2016

The Future of Television




Seiring berkembangnya zaman dengan kecanggihan teknologi yang ada, mendapat informasi dan hiburan sangatlah mudah hanya sebatas menggerakkan jari ke gadget atau media elektronik lainnya sudah dapat mendapatkan beragam informasi serta hiburan yang diinginkan. Kembali kepada 15-20 tahun silam dimana orang-orang membaca koran pagi untuk mendapatkan informasi terkini, atau menunggu jam-jam tertentu untuk melihat siaran berita di televisi. Begitu juga hiburan, pada saat itu televisi mungkin salah satu media hiburan yang paling disenangi masyarakat baik di tanah air maupun berbagai belahan dunia. 

Berbagai hiburan yang dikemas melalu beragam acara menjadi daya tarik sendiri bagi televisi, dunia pertelevisian pun kerap sering kali menciptakan tren di kalangan masyarakat. Berbagai perusahaan kemudia berbondong-bondong mengenalkan produknya kepada masyarakat lewat segmen iklan di televisi dan yang terjadi di Indonesia malah sesi iklan jauh lebih banyak proporsinya dibandingkan dengan acara utama sendiri. 

Kembali ke era digital saat ini dimana media hiburan dan informasi sangatlah beragam dan mudah di akses, terutama youtube. Social media yang satu itu menyediakan berbagai konten hiburan dari berbagai macam pengguna untuk berbagai macam pengguna yang tentunya bisa di akses kapanpun dan dimanapun. Bahkan berbagai macam acara televisi pun mulai mengunggah berbagai segmennya di Youtube, seperti James Cordon Late Late Show.  Terkenal dengan segmen carpool karaokenya bersama penyanyi dan artis hollywood seperti Adelle, Jennifer Lopez, One Direction, Justin Bieber dan masih banyak lagi. Dan tidak tanggung-tanggung jumlah penonton dari video-video tersebut mencapai lebih dari 100 juta orang tentu sebuah angka yang fantastis mungkin angka tersebut lebih banyak dibandingkan angka 'real time viewers' saat acara tersebut ditayangkan. Selain mudah diakses, seluruh video di youtube dapat diliat kapan saja tanpa harus menunggu jam tayang fix seperti layaknya acara-acara di televisi. Selain konten yang beragam, seluruh pengguna dapat mengunggah karya mereka untuk dinikmati pengguna lain sehingga bisa dikatakan youtube banyak menemukan talenta-talenta baru yang jarang atau tidak akan ditemukan di layar televisi. Hal tersebut tentu menjadi alasan tambahan mengapa masyarakat lebih memilih media sosial seperti Youtube dibanding televisi terutama kalangan anak muda dan orang dewasa. 

Jika sudah begini bukankah terbukti bahwa masyarakat kini sedikit demi sedikit sudah mulai berpaling ke media internet dibandingkan televisi, banyak perusahaan juga sudah mulai beralih untuk beriklan di media-media elektronik, lantas bagaimana nasib pertelevisian nantinya? apalagi dengan kualitas acara yang kian memburuk pada pertelvisian tanah air. 


0 comments:

Post a Comment